Cara Mengubah Kerja Palugada Jadi Nilai CV yang Kuat
Kerja palugada sering dianggap beban. Jobdesk melebar, tugas lintas divisi datang terus, dan fokus kerja jadi tidak jelas. Namun di sisi lain, banyak pekerja tidak punya pilihan selain bertahan, terutama saat kondisi dunia kerja sedang sulit. Kabar baiknya, kerja palugada tidak selalu harus berakhir sia-sia. Dengan strategi yang tepat, pengalaman ini bisa diubah menjadi nilai CV yang kuat.
Masalah utama kerja palugada bukan pada banyaknya tugas, melainkan cara pengalaman itu dicatat dan dipresentasikan. Banyak orang menulis CV hanya berdasarkan jabatan resmi, padahal yang dinilai rekruter adalah skill, kontribusi, dan dampak kerja. Di sinilah kerja palugada bisa menjadi senjata, bukan kelemahan.
Langkah pertama adalah memetakan ulang tugas-tugas palugada. Pisahkan mana tugas utama dan mana tugas tambahan lintas fungsi. Dari situ, lihat skill apa yang sebenarnya kamu pakai. Misalnya, admin yang membantu laporan keuangan sebenarnya punya exposure finance dasar. Staff operasional yang ikut kampanye promosi sebenarnya punya pengalaman marketing.
Langkah kedua adalah mengubah narasi tugas menjadi kontribusi. CV yang kuat tidak menulis “membantu divisi lain”, tetapi menjelaskan peran dan hasil. Fokus pada apa yang kamu kerjakan, tools yang dipakai, dan dampak yang dihasilkan, sekecil apa pun.
Selanjutnya, pastikan pengalaman palugada tidak ditulis sebagai kerja serabutan. Pilih tugas yang paling relevan dengan arah karier yang kamu tuju. Tidak semua beban perlu masuk CV. Tiga sampai lima poin kuat jauh lebih efektif daripada daftar panjang yang tidak fokus.
Terakhir, lengkapi pengalaman palugada dengan bukti pendukung. Bisa berupa laporan, dashboard, dokumen kerja, atau hasil proyek. Bukti ini memperkuat personal branding dan membuat pengalaman palugada terlihat profesional.
Layak, jika relevan dan ditulis sebagai kontribusi, bukan keluhan.
Tidak. Pilih yang mendukung arah karier.
Tetap bisa ditulis sebagai pengalaman kerja nyata
Bisa, karena menunjukkan fleksibilitas dan skill lintas fungsi.
Ya, justru sangat membantu untuk memperkuat CV awal.
CV, Dunia Kerja, freshgraduate, FYI, Lamar Kerja, Tentang Profesi, Tips