Cara Jawab Pertanyaan Interview “Apa yang Kamu Ketahui Tentang Posisi Ini?”
Pernah gagal interview cuma gara-gara nggak bisa jawab pertanyaan “apa yang kamu ketahui tentang posisi ini?” Padahal pertanyaan ini termasuk yang paling sering muncul, dan sering jadi penentu apakah kamu dianggap benar-benar niat melamar posisi itu atau cuma asal apply. Berikut penjelasan apa sebenarnya yang dicari HRD dari pertanyaan ini, cara mempersiapkan jawabannya, dan contoh konkretnya.
Apa yang Sebenarnya Ingin Diketahui HRD?
Lewat pertanyaan ini, HRD atau rekruter ingin tahu apakah kamu:
Paham apa tugas utama dari posisi yang kamu lamar
Tahu apa tantangan dari posisi yang kamu lamar
Mengerti bagaimana sistem kerja posisi yang kamu lamar
Punya skill yang cocok dengan posisi yang kamu lamar
Keempat hal ini penting banget — kalau kamu nggak bisa menjawabnya, itu sinyal ke HRD bahwa kamu belum benar-benar riset posisi ini, dan sering jadi alasan gagal di tahap awal interview.
Cara Mempersiapkan Jawabannya
- Riset job desk atau tugas utama dari posisi yang kamu lamar — biasanya sudah tercantum di deskripsi lowongan, baca ulang secara teliti.
- Pelajari bagaimana alur dan sistem kerja posisi tersebut, misalnya lewat artikel karir, forum profesional, atau bertanya ke kenalan yang bekerja di bidang serupa.
- Catat poin-poin penting soal tantangan yang biasanya dihadapi di posisi tersebut.
- Persiapkan cara kamu mengatasi tantangan itu kalau berada di posisi tersebut — ini bagian yang paling menunjukkan kesiapanmu.
Template Jawaban yang Bisa Kamu Pakai
Supaya lebih mudah dipraktikkan untuk posisi apa pun, kamu bisa pakai kerangka jawaban berikut, lalu isi sesuai riset yang sudah kamu lakukan:
“Seorang [nama posisi] bertugas untuk [tugas utama]. Biasanya, posisi ini dihadapkan pada tantangan seperti [tantangan 1] dan [tantangan 2]. Untuk mengatasinya, dibutuhkan kemampuan seperti [skill 1] dan [skill 2] — yang juga menjadi kekuatan saya dari pengalaman di [pengalaman relevan].”
Contoh Jawaban
Contoh 1 — Posisi Sales
“Seorang Sales bertugas menjual ataupun memasarkan produk perusahaan. Sales biasa bekerja di bawah tekanan dan target, dan kinerjanya dinilai dari pencapaian target tersebut. Tantangan menjadi seorang Sales antara lain penolakan dari calon pelanggan, persaingan dengan sales lainnya, membangun hubungan, serta harus mengetahui teknologi dan perkembangan pasar. Untuk mengatasinya, seorang Sales harus memiliki keterampilan komunikasi, mempelajari produk dengan baik, fokus memberi solusi ke pelanggan, membangun hubungan yang kuat, selalu up to date, dan bisa menangani penolakan dengan bijak.”
Contoh 2 — Posisi Customer Service
“Seorang Customer Service bertugas menjadi penghubung utama antara perusahaan dan pelanggan, menjawab pertanyaan, menangani keluhan, dan memastikan pelanggan mendapat pengalaman yang baik. Tantangannya antara lain menghadapi pelanggan yang emosional, menjaga kesabaran saat volume pertanyaan tinggi, dan tetap konsisten memberi jawaban yang akurat. Untuk itu dibutuhkan kesabaran, kemampuan komunikasi yang jelas, dan kemampuan tetap tenang di bawah tekanan — hal yang sudah saya latih selama bekerja di posisi frontliner sebelumnya.”
💡 Ingat: jangan cuma menghafal jawaban template kata demi kata. HRD bisa langsung tahu kalau jawabanmu terdengar seperti dihafal tanpa pemahaman. Gunakan template di atas sebagai kerangka berpikir, lalu sampaikan dengan bahasamu sendiri.
Pertanyaan Seputar Topik Ini
Kenapa HRD sering menanyakan “apa yang kamu ketahui tentang posisi ini”?
Untuk menilai apakah kandidat sudah benar-benar riset posisi tersebut, memahami tugas dan tantangannya, serta punya skill yang relevan — bukan sekadar melamar asal-asalan tanpa persiapan.
Bagaimana kalau saya belum tahu detail job desk-nya?
Baca ulang deskripsi lowongan secara teliti, cari referensi tambahan lewat artikel karir atau forum profesional, atau tanyakan ke kenalan yang bekerja di posisi/industri serupa sebelum interview.
Berapa lama waktu riset yang ideal sebelum interview?
Idealnya minimal 30-60 menit khusus untuk memahami job desk, tantangan posisi, dan menyusun jawaban menggunakan kerangka seperti template di atas, dilakukan 1-2 hari sebelum interview.
Apakah boleh menjawab dengan jawaban template?
Template boleh dipakai sebagai kerangka berpikir, tapi sebaiknya disesuaikan dengan kata-kata dan pemahaman sendiri, bukan dihafal persis, supaya terdengar natural dan meyakinkan saat disampaikan.
Sudah siap riset posisinya? Pastikan CV kamu juga sudah maksimal.
Buat CV Gratis →Dunia Kerja, FYI, Interview / Wawancara, Lamar Kerja, Public Speaking, Tentang Profesi, Tips