Poin-Poin Kontrak Kerja yang Sering Menjebak dan Wajib Dicermati Sebelum Tanda Tangan
Jangan hanya melihat gaji. Kenali poin penting dalam kontrak kerja agar kamu tidak dirugikan setelah mulai bekerja.
Banyak pencari kerja terlalu fokus pada gaji dan posisi ketika mendapatkan tawaran pekerjaan. Karena merasa takut kehilangan kesempatan, kontrak kerja terkadang langsung ditandatangani tanpa membaca seluruh isinya.
Padahal, kontrak kerja merupakan dokumen penting yang mengatur hak, kewajiban, tanggung jawab, serta ketentuan hubungan kerja antara kamu dan perusahaan. Salah memahami satu pasal saja bisa menimbulkan masalah di kemudian hari.
Mulai dari jam kerja, lembur, jobdesk, masa kontrak, hingga aturan resign, semuanya sebaiknya dipahami sebelum kamu membubuhkan tanda tangan.
1. Cek Status dan Masa Kontrak Kerja
Hal pertama yang perlu kamu periksa adalah status hubungan kerja. Pastikan kontrak menjelaskan apakah kamu bekerja dengan sistem PKWT, PKWTT, atau bentuk hubungan kerja lainnya yang sesuai dengan posisi tersebut.
Perhatikan juga durasi kontrak, tanggal mulai, tanggal berakhir, ketentuan perpanjangan, dan apa yang terjadi setelah kontrak selesai.
Jangan hanya menerima penjelasan seperti “nanti bisa jadi karyawan tetap” tanpa melihat apakah terdapat ketentuan yang jelas mengenai hal tersebut.
2. Perhatikan Jam Kerja dan Aturan Lembur
Jam kerja adalah salah satu bagian yang wajib kamu pahami sebelum menandatangani kontrak. Jangan hanya melihat jadwal kerja yang disampaikan saat interview.
Periksa apakah kontrak menjelaskan jam kerja, hari kerja, shift, waktu istirahat, serta ketentuan lembur. Jika ada pekerjaan di luar jam kerja, pahami bagaimana mekanisme dan kompensasinya.
Waspadai Kalimat yang Terlalu Umum
Misalnya, “bersedia bekerja di luar jam kerja apabila diperlukan”. Pastikan kamu memahami maksud, batasan, dan ketentuan yang berlaku sebelum menyetujuinya.
3. Pastikan Jobdesk Tidak Terlalu Samar
Jobdesk yang tidak jelas dapat menjadi masalah setelah kamu mulai bekerja. Karena itu, cocokkan isi kontrak dengan informasi pekerjaan yang diberikan saat proses rekrutmen.
Kalimat seperti “melaksanakan tugas lain yang diberikan perusahaan” memang bisa muncul dalam kontrak, tetapi kamu tetap perlu memahami ruang lingkup pekerjaan utamanya.
Jika posisi yang ditawarkan adalah admin, misalnya, pastikan kamu memahami apakah tanggung jawabnya hanya administrasi atau juga mencakup sales, customer service, marketing, dan pekerjaan lainnya.
4. Baca Aturan Resign dan Penalti dengan Teliti
Salah satu bagian yang sering dilewatkan adalah ketentuan pengunduran diri. Sebelum tanda tangan, cari tahu apakah ada notice period, kewajiban tertentu, atau konsekuensi jika kamu mengundurkan diri sebelum masa kontrak selesai.
Jangan hanya membaca bagian yang mengatur kewajiban kamu. Perhatikan juga bagaimana kontrak mengatur hak dan kewajiban perusahaan.
Jika terdapat denda atau penalti, jangan langsung menyetujuinya tanpa memahami dasar dan ketentuannya. Untuk persoalan yang berpotensi merugikan secara signifikan, pertimbangkan untuk meminta penjelasan atau berkonsultasi dengan pihak yang memahami hukum ketenagakerjaan.
5. Pastikan Gaji dan Komponen Penghasilan Jelas
Jangan hanya melihat angka gaji yang disebutkan saat interview. Periksa bagaimana penghasilan tersebut ditulis di dalam kontrak.
Pastikan kamu memahami gaji pokok, tunjangan, insentif, bonus, komisi, periode pembayaran, serta potongan yang mungkin berlaku.
Jika perusahaan menyebut “take home pay” dengan nominal tertentu, tanyakan apakah angka tersebut sudah termasuk tunjangan, insentif, atau komponen lainnya.
6. Cek Hak seperti Cuti, THR, dan Jaminan Sosial
Selain gaji, perhatikan hak dan fasilitas yang kamu dapatkan sebagai pekerja. Jangan hanya mengandalkan penjelasan lisan dari HR.
Periksa ketentuan mengenai cuti, THR, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, tunjangan, fasilitas kerja, dan benefit lainnya yang relevan dengan hubungan kerja kamu.
Semakin jelas informasi tersebut ditulis, semakin mudah bagi kamu memahami apa yang menjadi hak dan kewajiban masing-masing pihak.
7. Jangan Takut Meminta Waktu untuk Membaca Kontrak
Mendapatkan offering dari perusahaan memang menyenangkan. Namun, jangan sampai rasa senang membuat kamu langsung menandatangani dokumen tanpa membacanya.
Jika kontrak diberikan untuk ditandatangani, kamu bisa meminta waktu yang wajar untuk membaca dan memahami isinya. Tandai bagian yang belum kamu mengerti dan tanyakan kepada HR sebelum memberikan persetujuan.
Checklist Sebelum Tanda Tangan Kontrak
- Status dan masa kontrak sudah jelas.
- Jam kerja dan sistem shift sudah dipahami.
- Ketentuan lembur sudah jelas.
- Jobdesk sesuai dengan posisi yang ditawarkan.
- Gaji dan tunjangan sudah dipahami.
- Aturan resign dan notice period sudah dibaca.
- Ketentuan penalti sudah dipahami.
- Hak cuti, THR, dan jaminan sosial sudah jelas.
FAQ: Kontrak Kerja
Apakah kontrak kerja boleh dibaca di rumah terlebih dahulu?
Sebaiknya kamu membaca kontrak secara lengkap sebelum menandatanganinya. Jika ada bagian yang belum dipahami, mintalah penjelasan kepada perusahaan terlebih dahulu.
Apakah wajar jika kontrak tidak menjelaskan lembur?
Ketentuan jam kerja dan lembur sebaiknya dipahami dengan jelas. Jika informasi tersebut tidak tercantum atau masih samar, tanyakan kepada HR sebelum menandatangani kontrak.
Apakah denda resign selalu legal?
Tidak bisa dianggap selalu legal atau ilegal tanpa melihat konteks dan isi perjanjiannya. Jika terdapat penalti, pahami dasar dan ketentuannya serta pertimbangkan untuk meminta nasihat hukum jika dampaknya signifikan.
Bagaimana jika jobdesk dalam kontrak terlalu umum?
Sebaiknya minta penjelasan mengenai tanggung jawab utama, target, dan ruang lingkup pekerjaan. Hal ini penting agar ekspektasi kamu dan perusahaan tetap sama.
Apakah kontrak kerja bisa dinegosiasikan?
Beberapa ketentuan dapat dinegosiasikan, tergantung kebijakan perusahaan, posisi, dan jenis kontraknya. Kamu bisa menanyakan hal yang menurutmu penting sebelum memberikan persetujuan.
Sudah Dapat Panggilan Kerja?
Sebelum fokus pada interview, pastikan CV kamu sudah terlihat profesional dan menonjolkan skill terbaikmu.
Buat CV Gratis Sekarang