Badai PHK Masih Berlanjut? Ini Cara Bertahan dan Bangkit
Tahun 2026 diprediksi masih akan diwarnai gelombang PHK besar-besaran di berbagai sektor. Industri teknologi, retail, sampai manufaktur menunjukkan tanda-tanda pengetatan. Buat kamu yang masih bekerja atau bahkan baru mencari kerja, penting banget buat siap-siap dari sekarang.
1. Evaluasi Skill dan Adaptasi Cepat
Dunia kerja makin kompetitif. Perusahaan cenderung memilih kandidat yang fleksibel dan siap pakai. Mulai sekarang, evaluasi skill kamu: mana yang relevan, mana yang harus ditingkatkan? Skill digital, komunikasi, dan problem-solving jadi bekal penting di tengah ketidakpastian.
2. Siapkan Dana Darurat dan Backup Plan
PHK sering datang tanpa aba-aba. Usahakan punya dana darurat minimal untuk 3–6 bulan biaya hidup. Selain itu, pikirkan backup plan seperti freelance, usaha kecil, atau belajar skill baru untuk diversifikasi penghasilan.
3. Bangun Jaringan dan Perkuat Personal Branding
Saat pasar kerja sempit, peluang datang dari koneksi. Aktiflah di komunitas, platform seperti LinkedIn, dan perkuat citra diri secara online. CV bagus penting, tapi networking bisa mempercepat peluang masuk kerja.
Bukan cuma soal bertahan, tapi soal siap ketika badai itu datang. Semakin siap kamu dari sekarang, semakin cepat kamu pulih kalau hal terburuk terjadi.
Ya, di beberapa sektor PHK masih terjadi karena efisiensi perusahaan, perubahan bisnis, dan kondisi ekonomi yang belum stabil.
Tenangkan diri, evaluasi kondisi finansial, dan susun ulang rencana karier tanpa menyalahkan diri sendiri.
Prioritaskan kebutuhan utama, kurangi pengeluaran, dan cari sumber penghasilan sementara seperti freelance atau kerja harian.
Skill yang fleksibel dan dibutuhkan banyak industri, seperti digital, komunikasi, problem solving, dan penggunaan tools kerja modern
Bangun rutinitas baru, tetap aktif mencari peluang, dan jaga koneksi sosial agar tidak merasa sendirian.