image

Serba-Serbi Tentang Penalti Resign

Penalti ketika resign menjadi salah satu hal yang ditakuti sekaligus menjadi opsi dari banyak pekerja, khususnya para pekerja kontrak.

Pekerja sering kali mengalami dilema antara bertahan dalam ketidakcocokan atau kena penalti. Terkadang, ada yang memang sudah tidak betah dan memutuskan untuk mengundurkan diri sebelum waktu kontrak berakhir.

Lantas apa sih sebenarnya penalti resign ini dan apa saja hak dan kewajiban dari seorang pekerja dari penalti ini? Berikut ini ulasannya

Apa Itu Penalti Resign?

Penalti resign adalah hukuman yang diberikan kepada salah satu pihak yang mengakhiri hubungan kerja sebelum berakhirnya jangka waktu yang ditetapkan dalam sebuah perjanjian kerja.

Hukuman yang diberikan adalah membayar denda kepada salah satu pihak. Umumnya, penalti resign memang diberikan kepada karyawan kontrak yang memutuskan untuk mengundurkan diri sebelum masa kontraknya habis.

Aturan Resign Karyawan Kontrak

Karyawan kontrak yang resign sebelum masa kontrak berakhir diharuskan membayarkan denda atau penalti kepada perusahaan yang bersangkutan.

Dilansir dari Hukum Online, aturan tersebut sudah tertuang di dalam UU Ketenagakerjaan Pasal 62.

Di sana, disebutkan bahwa jika salah satu pihak mengakhiri hubungan kerja sebelum jangka waktu berakhir, pihak tersebut diwajibkan membayar ganti rugi kepada pihak lainnya.

Besaran ganti rugi tersebut adalah sebesar upah sampai batas waktu berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja.

Ada pengecualian terkait berakhirnya hubungan kerja itu, sebagaimana merujuk pada Pasal 61 ayat (1). Adapun yang dimaksud dari Pasal 61 ayat (1) adalah sebagai berikut:

  • pekerja meninggal dunia
  • berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja
  • adanya putusan pengadilan dan/atau putusan atau penetapan lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap;atau
  • adanya keadaan atau kejadian tertentu yang dicantumkan dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama yang dapat menyebabkan berakhirnya hubungan kerja

Berapa Ganti Rugi yang Harus Dibayar oleh Pekerja?

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa pekerja yang resign sebelum masa kontrak habis harus membayar denda sebesar upah pekerja sampai batas waktu berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja.

Dalam hal ini, upah yang dimaksud adalah upah yang diberikan oleh perusahaan kepada pekerja per satu bulannya.

Sebagai contoh, seorang pekerja memiliki waktu kontrak dengan perusahaan dari bulan Mei hingga November dan mendapatkan upah per bulan sebesar Rp 5.000.000.

Namun, di bulan Agustus tiba-tiba pekerja tersebut mengajukan resign. Dari situ, ia masih mempunyai waktu kontrak sebanyak 3 bulan.

Dari kasus tersebut, ia harus membayarkan denda sebesar 3 x Rp 5.000.000: Rp 15.000.000 kepada perusahaan.

Yuk bagikan

tinggalkan komentar kamu


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *