image

5 Resiko Jika Kamu Nggak Menekuni Pekerjaanmu

Berbicara soal pekerjaan, tentunya gak semua orang totalitas dan mendedikasikan dirinya untuk menekuni pekerjaan. Meski bukan sebuah tuntutan yang sifatnya wajib akan tetapi banyak sisi positifnya kalau kamu tekun dalam bekerja, begitupun sebaliknya yaitu risikonya jika kamu tidak konsisten dalam menekuni pekerjaan.

Berikut ini adalah 5 risiko di antaranya, yuk simak!

1. Kamu gak benar-benar menguasai bidang pekerjaanmu

Risikonya yang pertama kalau kamu gak benar-benar konsisten dalam menekuni pekerjaan adalah kamu jadinya gak sepenuhnya menguasai bidang pekerjaanmu. Sebab tidak ada niatan dari dirimu sendiri untuk totalitas masuk dalam pekerjaan, dan tingkat konsistennya pun masih naik turun.

2. Fokusmu terbagi pada hal-hal baru yang sebenarnya gak terlalu penting

Kalau kamu cuma fokus pada satu pekerjaan saja rasanya mustahil kalau sampai tidak bisa konsisten menekuni pekerjaan, kecuali jika perhatianmu terbagi pada hal-hal lain yang bahkan mungkin tidak terlalu penting. Karena ada kan tipe orang yang sibuk belajar dan menambah kemampuan pada hal lain hingga lupa kalau pekerjaan utama perlu untuk ditekuni dengan serius.

3. Atasan gak antusias dengan hasil kerjamu

Meski tugasmu hanya menyelesaikan pekerjaan, namun diam-diam atasan pasti memperhatikan bagaimana semangat dan kinerjamu dalam bekerja, lho. Dia tahu siapa saja yang giat dan mana yang biasa saja, jadi jangan heran kalau atasan gak pernah antusias dengan hasil kerjamu karena dia mungkin tahu bahwa kamu tidak maksimal.

4. Gak merasakan peningkatan karier yang signifikan

Bukankah miris rasanya jika dalam kurun waktu lama dirimu bekerja tidak ada peningkatan sama sekali dan begitu-begitu saja? Maka dari itulah tekun dalam bekerja diperlukan, dan sangat penting menunjukkan tingkat semangatmu di tempat kerja lho.

5. Waktumu terbuang percuma karena kamu bekerja dengan setengah-setengah

Percayalah, lebih baik jika kamu menekuni pekerjaan dengan mendalam daripada setengah-setengah. Karena kalau kerja tidak sungguh-sungguh justru kamu yang rugi lho. Selain tidak benar-benar total menguasai bidang pekerjaanmu, waktu yang kamu habiskan untuk bekerja justru terasa sia-sia dan tak ada artinya.

Yuk bagikan

tinggalkan komentar kamu


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sedang Upload