Statistik Laporan Lowongan Kerja Bali September 2026

Setelah sempat turun pada Agustus, pasar kerja Bali kembali bergerak naik di bulan September 2026. Lowongan bertambah, perusahaan yang merekrut juga lebih banyak, dan ada satu wilayah di ujung barat Bali yang tiba-tiba mencuri perhatian. Berikut rangkuman angkanya beserta artinya bagi pencari kerja dan tim HR.

Sepanjang 1 sampai 30 September 2026 tercatat 737 lowongan aktif dari 626 perusahaan di sembilan kabupaten/kota. Angka itu naik 52 lowongan atau sekitar 7,59 persen dari Agustus yang mencatat 685 lowongan, sementara jumlah perusahaan bertambah 36 dari sebelumnya 590. Dibanding Juli yang mencapai 784 lowongan, September masih sekitar 6 persen lebih rendah, jadi kenaikan ini lebih tepat disebut pemulihan, bukan lonjakan.

737
Lowongan Aktif September 2026
626
Perusahaan Terlibat
9
Kabupaten/Kota Cakupan

Perbandingan Tiga Bulan Terakhir

Dalam tiga bulan terakhir, jumlah lowongan bergerak dari 784 ke 685, lalu naik lagi ke 737. Jumlah perusahaan mengikuti pola yang sama, dari 672 ke 590, lalu 626. Rata-rata lowongan per perusahaan stabil di kisaran 1,16 sampai 1,18, jadi pertumbuhan bulan ini lebih banyak datang dari bertambahnya perusahaan yang merekrut.

Bulan Lowongan Perusahaan
Juli 2026784672
Agustus 2026685590
September 2026737626

Lima Posisi Paling Banyak Dicari

Waiter/Waitress tetap di puncak dengan 90 lowongan, naik dari 79 pada Agustus. Kitchen naik ke urutan kedua dengan 66 lowongan, sedangkan Kasir turun ke urutan ketiga dengan 61 lowongan setelah bulan lalu sempat menyentuh 68. Admin naik cukup tajam dari 51 menjadi 60, dan Cook melengkapi lima besar dengan 58 lowongan. Barista yang bulan lalu ada di urutan keempat kini tidak lagi masuk lima besar.

Posisi Lowongan Persentase Perbandingan
Waiter/Waitress9012,21%
Kitchen668,96%
Kasir618,28%
Admin608,14%
Cook587,87%

Kelima posisi ini menyumbang 335 lowongan, atau sekitar 45,45 persen dari seluruh lowongan September. Waiter/Waitress, Kitchen, dan Cook sama-sama naik, sehingga sektor F&B terlihat sedang aktif menambah tim, sejalan dengan struktur ekonomi Bali yang bertumpu pada pariwisata, restoran, kafe, dan akomodasi.

Lowongan Berdasarkan Wilayah

Badung masih memimpin dengan 345 lowongan, hanya terpaut enam dari Denpasar yang mencatat 339. Selisihnya menyempit dibanding Agustus, ketika Badung unggul sembilan lowongan. Gianyar bertahan di posisi ketiga dengan 91 lowongan.

Wilayah Lowongan Persentase Perbandingan
Badung34546,81%
Denpasar33946,00%
Gianyar9112,35%
Jembrana486,51%
Tabanan314,21%
Klungkung131,76%
Buleleng81,09%
Karangasem70,95%
Bangli70,95%

Persentase dihitung dari 737 lowongan. Total angka seluruh wilayah lebih besar dari jumlah lowongan karena satu lowongan dapat dicatat untuk lebih dari satu lokasi penempatan.

Kejutan terbesar datang dari Jembrana. Setelah hanya mencatat 1 lowongan pada Agustus, kabupaten di ujung barat Bali ini melompat ke 48 lowongan dan kini berada di urutan keempat, melewati Tabanan. Data bulanan belum cukup untuk memastikan penyebabnya. Bisa jadi ada pemberi kerja yang membuka banyak posisi sekaligus, jadi bulan depan akan terlihat apakah ini tren atau sekadar kejadian satu kali.

Tabanan turun dari 38 ke 31 lowongan dan Klungkung dari 15 ke 13, sementara Buleleng naik ke 8, Bangli ke 7, dan Karangasem tetap di 7. Lowongan di timur dan utara Bali masih sangat sedikit dibanding kawasan selatan.

Mengapa Angkanya Bergeser

Beberapa faktor biasanya ikut memengaruhi naik turunnya lowongan di Bali. Setelah musim liburan sekolah berlalu, banyak usaha melakukan evaluasi tim, mengganti karyawan yang berhenti, lalu membuka lowongan baru untuk menyambut kunjungan wisatawan di penghujung tahun. Pola ini kerap terlihat pada posisi operasional seperti waiter, kitchen, dan cook, yang memang paling cepat terasa kekurangannya ketika jumlah tamu bertambah.

Kenaikan posisi Admin patut dicatat tersendiri. Biasanya permintaan admin ikut naik ketika usaha mulai merapikan pembukuan, stok, dan jadwal kerja menjelang akhir tahun. Meski begitu, angka satu bulan belum bisa dijadikan patokan. Tren baru terbaca jelas bila pola yang sama muncul dua sampai tiga bulan berturut-turut, sehingga laporan Oktober nanti akan menjadi pembanding yang penting.

Artinya bagi Pencari Kerja

Naiknya permintaan Waiter/Waitress, Kitchen, dan Cook memberi ruang lebih lega bagi pelamar F&B, baik yang berpengalaman maupun yang baru mulai. Posisi Admin juga naik, jadi pelamar berlatar administrasi punya lebih banyak pilihan dibanding bulan lalu. Lowongan Kasir memang turun, tetapi 61 lowongan masih tergolong banyak. Rapikan CV, lamar ke beberapa tempat sekaligus, dan pantau lowongan baru setiap hari.

Catatan untuk HR dan Pemilik Usaha

Persaingan merekrut di Badung dan Denpasar masih ketat karena masing-masing menampung sekitar 46 persen lowongan. Jobdesk yang jelas, rentang gaji yang terbuka, dan respons cepat ke pelamar sering jadi pembeda. Usaha di luar kawasan selatan menghadapi pesaing lebih sedikit, asalkan lowongannya mudah ditemukan.

Metodologi

Data dihitung dari seluruh lowongan yang tayang di www.lokerbali.id selama 1 sampai 30 September 2026, termasuk yang sudah melewati masa tayang 30 hari. Waiter dan Waitress digabung dalam satu kategori. Data pasar kerja real-time tersedia di www.lokerbali.id/statistik.

Pertanyaan Seputar Laporan Ini

Berapa jumlah lowongan kerja di Bali pada September 2026?

Tercatat 737 lowongan aktif dari 626 perusahaan di sembilan kabupaten/kota se-Bali.

Posisi apa yang paling banyak dicari di Bali bulan September 2026?

Waiter/Waitress dengan 90 lowongan, disusul Kitchen 66, Kasir 61, Admin 60, dan Cook 58.

Wilayah mana yang paling banyak membuka lowongan kerja?

Badung dengan 345 lowongan, tipis di atas Denpasar yang mencatat 339 lowongan.

Apakah lowongan kerja di Bali naik dibanding Agustus 2026?

Ya, naik 52 lowongan atau sekitar 7,59 persen, dari 685 pada Agustus menjadi 737 pada September.

Ingin tahu lowongan terbaru setiap hari, bukan hanya rekap bulanan? Kunjungi www.lokerbali.id atau tanya langsung tim LokerBali lewat WhatsApp.

Laporan Bulanan