image

Baru Pertama Kali Merantau? Simak Tips Ini Untuk Mempersiapkan Dirimu

jika kamu tergolong ke dalam orang yang baru pertama kali jauh dari tempat asal, selain masalah homesick ada 5 urusan yang perlu disiapkan buat kamu agar bisa memudahkan selama merantau itu sendiri.

Simak ulasannya berikut ini

1. Perbanyak informasi mengenai kawasan yang akan ditinggali

Menambah wawasan tentang tempat yang hendak ditinggali merupakan salah satu hal yang penting. Hal ini didasari oleh kemungkinan bahwa kamu akan mengalami durasi adaptasi yang panjang. Semakin tidak mengenal tempat tersebut, maka akan semakin terulur waktu kamu untuk bisa terbiasa.

Selain mencari informasi via internet, ada baiknya di awal-awal pindahan kamu luangkan sedikit waktu untuk sekadar berjalan-jalan agar bisa mengetahui letak tempat-tempat yang mungkin suatu saat akan diperlukan sebagai penunjang keberlangsungan aktivitas kamu sehari-hari.

2. Pastikan kamu memiliki orang yang dapat dihubungi saat situasi paling darurat

Saat pertamakali merantau, ada baiknya kamu mulai membuat daftar kontak mengenai siapa saja yang bisa dimintai pertolongan dalam kondisi paling darurat. Dalam tahap ini, akan lebih baik jika kamu merinci orang yang paling dekat lokasi tempat tinggalnya dengan kamu.

Orang tersebut bisa berbeda kawasan, satu daerah, atau mungkin berbeda kota namun masih bisa dijangkau lebih cepat daripada orang-orang dari tempat kamu berasal. Dengan begini, kamu memiliki pegangan jika sewaktu-waktu ada hal yang memaksamu untuk meminta pertolongan.

Jadi, jangan sepelekan keberadaan teman atau kerabat yang berada di tempat dekatmu bermukim ya! Jaga hubungan agar tetap baik dan terus saling berkomunikasi. Sebab bisa saja mereka akan menjadi penolong pertama buatmu saat jauh dari rumah.

3. Tentukan bagaimana alur aktivitas akan berjalan

Ada baiknya kamu juga mulai menentukan bagaimana alur aktivitas hendak berjalan, seperti; apakah kamu akan membawa kendaraan pribadi saat merantau, apakah kamu akan lebih sering memasak atau membeli makanan siap saji di luar, apakah kamu akan menggunakan jasa laundry sebagai pembersih pakaian dan lain sebagainya.

Aktivitas ini dilakukan supaya kamu tidak bingung saat hari perdana menjelang bekerja. Misalnya dalam urusan berkendara, apakah kamu sudah mengenal jalanan dengan baik sehingga kamu tidak telat sampai di kantor. Atau justru kamu perlu bantuan dalam mengenal jalan terlebih dahulu.

Semua itu akan berpengaruh dalam produktivitas sehari-hari, jadi pastikan bahwa kamu telah mempersiapkan hal-hal tersebut dengan matang dan terencana. Sehingga hari bisa dilalui sesuai keinginan tanpa ada kendala yang benar-benar mengganggu.

4. Hindari perilaku terbawa arus

Sebagai orang awam yang baru saja menginjakan kaki di tempat asing, kita perlu waktu dalam membedakan apa yang termasuk perbuatan baik atau bukan. Dalam kasus ini, kita diingatkan untuk tidak terbawa arus apalagi untuk mengikuti hal-hal negatif.

Maka dari itu, ada baiknya kamu mulai membiasakan diri untuk berkata tidak pada hal-hal yang dirasa kurang sesuai dengan prinsip berkehidupan yang hendak dijalankan. Jangan ragu menekuni apa yang kamu percayai jika memang hal tersebutlah yang baik bagi kamu.

Sebab, dalam sebuah lingkungan kita senantiasa akan dihadapkan pada hal-hal yang berbeda. Ada yang membawa seseorang pada kehidupan sosial yang lebih terorganisir dan ada juga yang menyeret seseorang menuju ketidakjelasan.

5. Pastikan kamu memiliki gambaran keuangan

Sebelum pergi untuk merantau pastikan bahwa bekal yang kamu bawa cukup untuk memenuhi kebutuhan paling tidak satu bulan sebelum menerima gaji pertama. Hal ini dilakukan untuk memberi gambaran seberapa banyak kebutuhan yang nantinya akan kamu habiskan dalam kurun tiga puluh hari.

Dengan begitu, kamu bisa memprakirakan berapa persen yang bisa masuk ke kantong pribadi dan disisakan untuk dana darurat. Jika belum memiliki gambaran keuangan, dikhawatirakan bahwa kamu akan terperosok ke dalam jalur koborosan sehingga yang dilakukan setiap waktu hanyalah gali lobang tutup lobang.

Akan jauh lebih baik apabila kamu terus melakukan pembaharuan pada gambaran keuangan daripada membiarkannya dipakai tanpa tujuan yang jelas. Sebab, dalam urusan merantau, kamu dipaksa untuk mengatur segala sesuatu sendiri termasuk urusan paling sepele seperti biaya membeli sabun dan token listrik.

Yuk bagikan

tinggalkan komentar kamu


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *