5 Hal Penting Yang Perlu Diperhatikan Ketika Interview

Interview kerja bukan hanya soal menjawab pertanyaan dengan benar, tapi juga soal bagaimana kamu membawa diri secara keseluruhan di hadapan HRD atau User. Banyak kandidat dengan kualifikasi bagus justru gagal karena mengabaikan hal-hal kecil yang sebenarnya cukup berpengaruh terhadap penilaian akhir. Berikut 5 hal penting yang perlu kamu perhatikan agar interview kerja berjalan lebih maksimal.

Ringkasan
  • 5 hal penting: kenali rekruter, datang tepat waktu, jaga sopan santun, tunjukkan sisi unik yang relevan, dan perhatikan waktu berbicara.
  • Datang 15-30 menit lebih awal memberi kesan positif dan mengurangi rasa terburu-buru.
  • Keunikan diri yang disampaikan harus relevan dengan pekerjaan, bukan sekadar cerita personal.
  • Detail kecil seperti sikap dan ketepatan waktu sering jadi pembeda saat kualifikasi teknis kandidat setara.

1. Kenali Rekruter yang Akan Mewawancaraimu

Mengapa mengenali rekruter itu penting? Sebab dengan mengetahui latar belakang rekruter, kamu berkesempatan untuk membangun hubungan yang lebih baik dengannya selama wawancara berlangsung. Kamu bisa mencari informasi dasar seperti posisi rekruter di perusahaan, atau latar belakang profesionalnya di LinkedIn, sehingga kamu bisa menyesuaikan gaya komunikasi yang tepat saat interview dimulai.

2. Datang Tepat Waktu, atau Lebih Awal

Usahakan untuk datang 15-30 menit lebih awal dari jadwal yang ditentukan. Dengan begitu, kesan pertama rekruter terhadapmu akan menjadi lebih baik, dan kamu juga punya waktu tambahan untuk bersiap tanpa perlu merasa tergesa-gesa. Datang terlambat, sebaliknya, bisa langsung menurunkan penilaian awal HRD terhadap keseriusanmu, bahkan sebelum interview dimulai.

3. Jaga Sopan Santun Selama Proses Interview

Sopan santun sangatlah penting, sebab hal ini bisa menjadi ukuran kualitasmu sebagai seorang pekerja profesional di mata calon atasan. Bila kamu berhasil menunjukkan sikap yang sopan, mulai dari cara menyapa, cara duduk, hingga cara berbicara, atasan tidak akan ragu menilai kepribadianmu cocok dengan budaya lingkungan kerja perusahaan tersebut.

4. Tunjukkan Sisi Unik Dirimu yang Relevan

Keunikan yang kamu jelaskan harus berhubungan dan tentunya menguntungkan untuk pekerjaan yang nantinya akan kamu jalani. Selain itu, kamu perlu menjelaskan detail keunikanmu dengan gestur tubuh dan kalimat yang baik sehingga bisa lebih meyakinkan di mata rekruter. Hindari menyebutkan keunikan yang tidak relevan sama sekali dengan pekerjaan, karena justru bisa membuat jawabanmu terkesan melenceng dari topik.

5. Perhatikan Waktu Berbicara dan Jangan Ragu Bertanya

Dalam interview, kamu harus memahami bagaimana dan kapan waktu yang tepat untuk berbicara. Hal ini mungkin terlihat sepele, tapi cara berbicara yang tepat, termasuk kapan harus mendengarkan dan kapan harus merespons, bisa menggambarkan karakter dan tingkat profesionalismemu. Jangan ragu juga untuk bertanya balik ketika diberi kesempatan, karena ini menunjukkan bahwa kamu benar-benar tertarik dan serius dengan posisi yang dilamar.

Kenapa 5 Hal Ini Sering Diabaikan Kandidat?

Banyak kandidat terlalu fokus mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan teknis, sampai lupa bahwa penilaian HRD juga mencakup aspek non-verbal dan kesan keseluruhan selama proses interview berlangsung. Padahal, dua kandidat dengan jawaban teknis yang sama bagusnya bisa mendapat penilaian berbeda hanya karena satu kandidat datang terlambat, kurang sopan, atau tidak menunjukkan ketertarikan yang cukup terhadap posisi yang dilamar. Inilah kenapa lima hal di atas sebaiknya tidak dianggap remeh, meskipun terlihat sederhana.

Selain itu, HRD di banyak perusahaan biasanya membuat catatan kecil setelah setiap sesi interview, dan detail seperti sikap, ketepatan waktu, serta kesan umum kandidat sering menjadi pertimbangan tambahan saat proses seleksi akhir dilakukan, terutama ketika perusahaan harus memilih di antara beberapa kandidat dengan kualifikasi teknis yang relatif setara.

Persiapan Tambahan Sebelum Interview

Selain kelima hal di atas, pastikan juga dokumen pendukungmu sudah lengkap dan valid, termasuk paklaring atau surat pengalaman kerja dari perusahaan sebelumnya jika diminta. Kamu bisa memanfaatkan layanan verifikasi paklaring di LokerBali untuk memastikan dokumen tersebut bisa dipertanggungjawabkan dan meyakinkan HRD terhadap rekam jejak kerjamu.

FAQ Seputar Hal Penting yang Diperhatikan Saat Interview

Kenapa penting mengenali rekruter sebelum interview?

Mengenali latar belakang rekruter membantumu menyesuaikan gaya komunikasi dan membangun hubungan yang lebih baik selama proses wawancara berlangsung, sehingga suasana interview terasa lebih nyaman bagi kedua pihak.

Berapa menit ideal datang lebih awal sebelum interview?

Idealnya 15-30 menit lebih awal, cukup untuk memberi kesan positif tanpa membuat pihak perusahaan merasa terlalu terburu-buru menyiapkan sesi wawancara untukmu.

Apa contoh sopan santun yang sering diabaikan kandidat saat interview?

Contohnya lupa mengucapkan salam saat masuk ruangan, duduk sebelum dipersilakan, menggunakan ponsel selama sesi berlangsung, atau memotong pembicaraan pewawancara sebelum selesai berbicara.

Bagaimana cara menunjukkan sisi unik diri tanpa terkesan melenceng dari topik?

Pilih keunikan yang punya kaitan langsung dengan pekerjaan yang dilamar, lalu jelaskan bagaimana keunikan tersebut bisa memberi nilai tambah bagi tim atau perusahaan, bukan sekadar cerita personal tanpa relevansi.

Apakah dokumen paklaring perlu diverifikasi sebelum interview?

Sangat disarankan, terutama jika perusahaan meminta bukti pengalaman kerja formal. Dokumen yang sudah terverifikasi membuat HRD lebih percaya terhadap rekam jejak kerja yang kamu sampaikan saat interview.

Latihan Singkat Sebelum Hari Interview

Untuk memastikan kelima hal di atas benar-benar melekat, coba lakukan simulasi singkat sehari sebelum interview. Minta teman atau keluarga berperan sebagai rekruter, lalu praktikkan cara masuk ruangan, menyapa, duduk, hingga menjawab pertanyaan dasar. Simulasi sederhana ini membantu kamu terbiasa dengan alur interview secara keseluruhan, bukan hanya menghafal jawaban dari satu pertanyaan ke pertanyaan lain, sehingga di hari-H kamu bisa tampil lebih natural dan percaya diri.

Sudah siap menghadapi interview kerja berikutnya dengan lebih matang? Pastikan juga dokumen pengalaman kerjamu valid dengan verifikasi paklaring di LokerBali sebelum melamar ke lowongan impianmu.

Interview / Wawancara, Tips