Sulit ini sulitttt
Terjadi miskonsepsi sama bos karena brief di awal kerja kurang jelas dan bikin bingung, akhirnya staff jalanin kerjaan dengan asumsi sendiri dan berujung salah paham yang sebenarnya bisa dihindari.
Terjadi miskonsepsi sama bos karena brief di awal kerja kurang jelas dan bikin bingung, akhirnya staff jalanin kerjaan dengan asumsi sendiri dan berujung salah paham yang sebenarnya bisa dihindari.
Ceritanya udah siap pulang, kerjaan juga beres, tinggal tutup laptop, eh baru sadar belum sempat save. Detik itu juga rasa pengen pulang langsung berubah jadi panik kecil dan senyum pahit.
Hari yang paling ditunggu sebagian gen Z yang udah kerja kantoran justru datangnya musibah, karena berarti bisa libur dan pikiran sedikit tenang, bahkan kalau itu berupa bencana sekalipun. Dari situ kelihatan kalau energi gen Z sekarang bukan lagi soal ngejar jabatan atau ambisi karier tinggi, tapi sekadar pengen hidup lebih waras, punya waktu buat diri
Healing harus tetap jalan biar mental nggak makin drop, tapi cari kerja juga nggak bisa berhenti karena hidup tetap butuh biaya. Akhirnya belajar jalanin dua-duanya pelan-pelan, sambil berharap semesta kasih jeda di tengah capek yang belum selesai.
Kerja sampai kapan? Tiap hari kerja terus sampai lupa rasanya healing, tapi giliran nggak kerja malah kepikiran gimana caranya tetap hidup. Terjebak di tengah-tengah antara capek mental dan kebutuhan realita yang nggak bisa ditunda.
Bos nggak ngasih pulang padahal tempat udah tutup, seolah lupa kalau jam kerja juga ada batasnya dan karyawan punya hak buat istirahat. Capeknya bukan cuma di badan, tapi juga di perasaan. 😮💨
Mood lagi males kerja, tapi dompet tetap butuh diisi, sampai kepikiran apa ada ya cara dapet uang tanpa harus kerja tiap hari. Sayangnya realita belum sebaik itu, jadi meski hati pengen rebahan, kaki tetap harus melangkah cari cuan.
Seketika bos berubah jadi antagonis begitu masa probation lewat, kerjaan makin numpuk, palugada jalan semua, dan suasana kerja yang dulu terasa normal perlahan berubah jadi toxic. Dari situ baru kerasa, ternyata lulus probation bukan akhir perjuangan, tapi awal ujian sebenarnya.
Kondisi karyawan yang mulai tertekan di kantor penuh dengan tamparan dunia kerja, dari tuntutan yang nggak ada habisnya, ekspektasi tinggi, sampai tekanan mental yang perlahan bikin semangat kerja terkikis tanpa disadari. 😮💨
Bete jadi karyawan yang harus tetap kerja di tanggal 31 Desember, 1 dan 2 Januari, saat yang lain sibuk liburan dan bakar-bakaran, sementara kamu masih berjibaku sama jam kerja dan tanggung jawab, menyambut tahun baru bukan dengan pesta tapi dengan realita.