Lingkungan Kantor Toxic? Ini Cara Bertahan Tanpa Kehilangan Diri Sendiri
Kadang kita nggak punya pilihan buat langsung resign dari tempat kerja yang toxic. Entah karena masih butuh penghasilan tetap, belum nemu tempat baru, atau terikat kontrak. Tapi bukan berarti kamu harus pasrah dan merelakan kesehatan mentalmu.
Langkah pertama: kenali batasan dirimu. Kalau kamu tahu apa yang bikin kamu stres atau tertekan, kamu bisa mulai menjaga jarak dari pemicunya. Jangan ikut drama kantor, hindari gosip, dan fokus aja ke pekerjaanmu.
Langkah kedua: bangun support system di luar kantor. Punya teman curhat, ikut komunitas, atau sekadar punya rutinitas yang bikin kamu semangat pulang kerja bisa banget bantu jaga kewarasan.
Dan terakhir: selalu punya rencana cadangan. Kalau kamu tahu tempat kerja ini nggak bisa jangka panjang, mulai sekarang cari opsi lain. Upgrade skill, bangun portofolio, dan pelan-pelan siapkan jalan keluar.
Ingat: bertahan boleh, tapi jangan sampai kehilangan dirimu sendiri.
Lingkungan kantor toxic adalah kondisi kerja yang dipenuhi konflik, komunikasi tidak sehat, tekanan berlebihan, dan minim apresiasi.
Sering merasa cemas, kelelahan emosional, takut berbicara, dan motivasi kerja terus menurun.
Pasang batas kerja yang jelas, fokus pada tugas, jaga jarak dari drama, dan cari support di luar kantor.
Tidak selalu. Jika masih bisa belajar dan menjaga kesehatan mental, bertahan sementara sambil menyiapkan rencana keluar bisa jadi pilihan.
Saat kesehatan mental terganggu serius, performa menurun drastis, dan tidak ada tanda perbaikan dari manajemen.