Kenapa HRD Nggak Baca Semua CV Pelamarnya?
Banyak pencari kerja merasa kecewa setelah melamar tapi nggak kunjung dipanggil interview. Pertanyaannya: apakah HRD benar-benar membaca semua CV yang masuk? Jawabannya: tidak. Ada beberapa alasan utama kenapa HRD nggak mungkin membuka satu per satu CV.
Pertama, jumlah lamaran terlalu banyak. Untuk satu lowongan populer, HRD bisa menerima ratusan bahkan ribuan CV. Karena itu, mereka pakai cara cepat untuk menyaring kandidat, mulai dari software ATS (Applicant Tracking System) sampai seleksi manual berdasarkan kata kunci.
Kedua, HRD fokus pada CV yang relevan. Kalau CV kamu nggak sesuai dengan jobdesc atau kualifikasi yang diminta, besar kemungkinan langsung dilewati. HRD lebih memilih membaca CV kandidat yang jelas menampilkan skill sesuai kebutuhan perusahaan.
Ketiga, waktu HRD sangat terbatas. Proses rekrutmen bukan hanya baca CV, tapi juga screening, interview, koordinasi dengan user, hingga administrasi lain. Jadi, HRD lebih realistis: buka CV yang menarik secara sekilas, lalu lanjut ke kandidat potensial.
Kesimpulannya, bukan berarti HRD sengaja mengabaikanmu. Tapi kalau CV kamu tidak jelas, tidak relevan, atau tidak ATS-friendly, kemungkinan besar akan tenggelam di antara tumpukan lamaran.